LPI Najmul Hidayah Al-Aziziyah Merayakan Maulid Nabi Muhammad saw | Islamic Learning Center - Achehnese Norway Al Aziziyah


Headlines News :
Home » , , » LPI Najmul Hidayah Al-Aziziyah Merayakan Maulid Nabi Muhammad saw

LPI Najmul Hidayah Al-Aziziyah Merayakan Maulid Nabi Muhammad saw

Written By Unknown on Wednesday, 9 March 2016 | 02:51:00

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Para Santri Sedang Membaca Zikir Maulid


Waled Tarmizi Al-Yusufi MUDIR Lpi Najmul Hidayah Al- Aziziyah


Dalam merayakan maulid nabi Muhammad saw LPI Najmul Hidayah Al-Aziziyah melaksanakan berbagai kegiatan yang islami dalam rangka menyemarakkannya para santri dan guru membacakan zikir Barzanji dan Sittut Dirar

Dari pihak lembaga juga turut mengundang Abu MUDI dan ulama-ulama disekitarnya 
Mudah mudahan kedepan Lpi Najmul Hidayah Al- Aziziyah akan terus berjuang menjadi benteng aqidah Ahlusunnah Wal Jama'ah Asyairah dan Maturidiyah serta Mazhab Syafii dalam amaliah



Syair Maulid
🌴Pelepah kurma atau bunga di makam, bertasbih selama masih hijau warnanya dan belum kering.

🍃Dan tidak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji­nya. (Qs: Al-Isra: 44)

🌿Al Hasan dan Ad Dahhak mengatakan bahwa yang dimaksud adalah segala sesuatu yang bernyawa.

🌾 Ibnu Jarir mengatakan, bahwasanya Jarir Abul Khattab ketika sedang bersama Yazid Ar-Raqqasyi yang saat itu ditemani oleh Al-Hasan dalam suatu jamuan makan, kemudian mereka menghidangkan
piring besar (yang terbuat dari kayu). Maka Yazid Ar-Raqqasyi berkata, "Hai Abu Sa'd, apakah piring ini bertasbih?" Maka Al-Hasan menjawab, "Ia pernah bertasbih sekali." Seakan-akan Al-Hasan berpendapat bahwa ketika kayu itu masih dalam bentuk pohon dan hidup, ia bertasbih. Tetapi setelah di­potong sehingga menjadi kayu dan mati, maka tasbihnya berhenti.

🌹Pendapat ini merujuk kepada suatu hadis yang diriwayatkan melalui Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah

ﷺ . melewati dua kuburan, lalu beliau bersabda:
"إِنَّهُمَا لَيُعَذَّبَانِ، وَمَا يُعَذَّبَانِ فِي كَبِيرٍ ، أَمَّا أَحَدُهُمَا فَكَانَ لَا يَسْتَتر مِنَ الْبَوْلِ، وَأَمَّا الْآخَرُ فَكَانَ يَمْشِي بِالنَّمِيمَةِ". ثُمَّ أَخَذَ جَرِيدَةً رَطْبَةً، فَشَقَّهَا نِصْفَيْنِ، ثُمَّ غَرَزَ فِي كُلِّ قَبْرٍ وَاحِدَةً، ثُمَّ قَالَ: "لَعَلَّهُ يُخَفَّفُ عَنْهُمَا مَا لَمْ يَيْبَسَا".
Sesungguhnya keduanya sedang disiksa dan bukanlah kedua­nya disiksa karena dosa besar. Salah seorang di antara kedua­nya tidak pernah membersihkan diri setelah buang air kecil, sedangkan yang lainnya suka mengadu domba. Setelah itu Nabi

 ﷺ mengambil sebuah pelepah kurma, lalu membelah­nya menjadi dua, kemudian menanamkannya pada masing-masing dari dua kuburan tersebut.
Dan setelah itu Nabi ﷺ bersabda: Mudah-mudahan di ringankan siksa dari keduanya selama kedua pelepah kurma ini belum kering.(Hr Bukhari, Muslim)

🍂 Sebagian ulama yang membahas hadis ini mengatakan bahwa sesungguhnya Nabi

ﷺ . mengatakan, "selama kedua pelepah kurma ini belum kering," karena keduanya tetap bertasbih

selama masih hijau warnanya, dan apabila telah kering, maka berhentilah tasbih­nya.

📚 Di kutip dari Tafsir ibnu katsir, surat Al-Isra: 44
والله أعلم....




Downloud Vidio Waled Tarmizi Al-Yusufi

Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

newer posts newer posts back home
 
Support : Creating Website | Free Template | Radio Aceh
Copyright © 2014. Islamic Learning Center - Achehnese Norway Al Aziziyah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Baharsj
Proudly powered by Blogger